Menlu Sugiono Sampaikan Pesan Prabowo untuk Perdamaian Myanmar

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:46:44 WIB
Menteri Luar Negeri RI Sugiono.

JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengungkapkan komitmen Indonesia dalam mendukung terciptanya perdamaian yang inklusif serta berkelanjutan di Myanmar ketika melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Myanmar, Min Aung Hlaing.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Naypyidaw, Sugiono menyampaikan pesan dari Presiden RI Prabowo Subianto yang menegaskan dukungan Indonesia terhadap upaya penyelesaian konflik serta stabilitas di Myanmar.

"Indonesia siap bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan di Myanmar demi tercapainya dialog untuk menyelesaikan konflik secara damai," ujar Sugiono dalam rilis pers Kementerian Luar Negeri pada Selasa.

Indonesia juga menekankan keyakinan bahwa proses perdamaian harus dimiliki dan dipimpin oleh pihak Myanmar sendiri. Selain itu, Indonesia menggarisbawahi pentingnya implementasi Five-Point Consensus sebagai kerangka bersama ASEAN dalam mendukung penyelesaian situasi di Myanmar.

Di samping bertemu Hlaing, Sugiono turut mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Myanmar, U Tin Maung Swe. Keduanya membahas berbagai isu bilateral serta regional, termasuk potensi penguatan kerja sama di sektor ekonomi, pendidikan, dan hubungan antarmasyarakat antarnegara.

Bagi Indonesia, Myanmar merupakan bagian dari keluarga besar ASEAN, sehingga Indonesia akan senantiasa bekerja sama secara konstruktif dengan Myanmar maupun negara anggota ASEAN lainnya. 

Kunjungan Sugiono ini menjadi bagian dari keterlibatan berkelanjutan negara-negara ASEAN dalam mendukung perdamaian dan stabilitas di Myanmar. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Filipina, Thailand, dan Malaysia telah melakukan kunjungan ke Myanmar guna mendorong upaya serupa.

Indonesia dan Myanmar telah menjalin hubungan diplomatik sejak tahun 1949. Kedua negara juga tercatat sebagai penggagas Konferensi Asia-Afrika (KAA) pada tahun 1955 yang memperkuat solidaritas dan kerja sama di antara negara-negara berkembang.

Terkini