RMK Energy Gandeng Glencore, Bidik Penjualan 3,8 Juta Ton Batubara

Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:50:02 WIB
Direktur Utama RMK Energy, Vincent Saputra. (Foto: NET)

JAKARTA - PT RMK Energy Tbk (RMKE), perusahaan yang bergerak di bidang penyedia jasa logistik serta perdagangan batubara terintegrasi, menyampaikan adanya penguatan kemitraan strategis bersama raksasa komoditas dunia, Glencore.

Kolaborasi ini melingkupi kesepakatan jual beli batubara yang diprediksi mampu mendorong pertumbuhan kinerja perseroan secara signifikan. 

Sinergi ini merupakan upaya strategis RMKE dalam melebarkan pangsa pasar sekaligus memaksimalkan lini bisnis perdagangan batubara, melengkapi kekuatan utama perusahaan di bidang jasa logistik.

Hingga Maret 2026, implementasi kerja sama ini membuahkan hasil positif. Glencore diketahui memberikan kontribusi sebesar 21,14% terhadap total pendapatan penjualan batubara RMKE pada kuartal I-2026. 

Capaian tersebut menunjukkan adanya kepercayaan dari mitra internasional terhadap kualitas layanan serta ketersediaan komoditas yang dikelola RMKE.

Direktur Utama RMK Energy, Vincent Saputra, menuturkan bahwa kemitraan dengan Glencore akan mendongkrak performa RMKE secara menyeluruh, utamanya pada segmen penjualan batubara.

“Pada tahun 2026, dengan infrastruktur yang telah terintegrasi dengan baik dan bertambahnya klien-klien baru dari segmen penjualan, RMKE menargetkan untuk menjual total 3,8 juta ton batubara," ucapnya dalam keterangan resmi, Sabtu (13/6/2026).

Keyakinan RMKE didasari oleh kesiapan infrastruktur logistik yang memadai, sehingga proses pengangkutan dan pengiriman batubara dapat berlangsung lebih efisien. 

Ke depannya, RMKE berkomitmen menjaga kolaborasi strategis dengan berbagai pihak untuk memperkuat posisi sebagai pemain kunci dalam rantai pasok energi di Indonesia.

Vincent menambahkan, berkat integrasi logistik dari hulu hingga hilir, RMKE mampu mendukung program pemerintah mengenai ketahanan energi melalui biaya logistik yang kompetitif.

"Kami meyakini bahwa biaya logistik yang efisien akan sangat mendukung kebijakan sektor energi pemerintah saat ini, sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional," tutup Vincent.

Terkini