Dupoin Futures Edukasi Masyarakat Soal Investasi Berjangka di PRJ

Senin, 15 Juni 2026 | 23:18:31 WIB
PT Dupoin Futures Indonesia. (Foto: NET)

JAKARTA - Perusahaan pialang berjangka PT Dupoin Futures Indonesia berupaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat mengenai perdagangan berjangka. Langkah ini diambil sebagai penyediaan alternatif instrumen investasi yang sah dan teregulasi di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu.

Direktur Utama Dupoin Futures, Gunawan, menyatakan bahwa pemahaman publik mengenai beragam instrumen investasi kian mendesak seiring dengan perkembangan dinamika ekonomi dunia.

"Selama ini masyarakat lebih banyak mengenal saham dan kripto, sementara perdagangan berjangka belum begitu populer," kata Gunawan dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Menurut Gunawan, perdagangan berjangka bisa menjadi salah satu opsi instrumen investasi maupun lindung nilai (hedging) yang efektif untuk menjaga nilai aset saat ekonomi global mengalami gejolak.

Dupoin Futures hadir sebagai perusahaan pialang berjangka pertama yang berpartisipasi dalam ajang Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026, yang berlangsung di Jakarta International Expo dari 11 Juni hingga 12 Juli 2026.

Gunawan menuturkan bahwa keterlibatan perusahaan dalam PRJ tidak sekadar untuk promosi, melainkan juga untuk memperluas cakupan edukasi perdagangan berjangka bagi masyarakat yang selama ini lebih familier dengan instrumen saham dan aset kripto.

"Kami tidak hanya ingin bertemu dengan mereka yang sudah mengenal industri ini. Justru target kami adalah masyarakat awam yang belum memahami apa itu perdagangan berjangka," ujarnya.

Ia menilai bahwa pengunjung PRJ yang berasal dari berbagai latar belakang merupakan sasaran yang tepat untuk memperluas edukasi mengenai literasi keuangan. 

Di sana, pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas konsultasi dan edukasi mengenai perdagangan berjangka dengan cara yang lebih sederhana agar mudah dipahami.

Gunawan menjelaskan bahwa perdagangan berjangka memiliki karakteristik unik dibanding instrumen investasi lainnya, di mana beberapa produk yang diperdagangkan dapat dimanfaatkan sebagai aset lindung nilai.

"Produk-produk di perdagangan berjangka seperti emas justru sering menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai asetnya," ungkapnya.

Di luar kegiatan di PRJ, perusahaan juga menjalankan program literasi keuangan melalui rangkaian roadshow ke sejumlah perguruan tinggi dan berbagai daerah di Indonesia. 

Menurut Gunawan, mahasiswa merupakan salah satu kelompok yang penting untuk diberikan pemahaman terkait instrumen keuangan yang legal dan teregulasi.

Gunawan menyebutkan bahwa pihaknya sebelumnya telah mengadakan edukasi di Binus Alam Sutera, dan agenda selanjutnya akan menyasar Universitas Telkom Bandung, Perbanas Surabaya, Yogyakarta, serta Solo.

Guna membantu masyarakat memantau fluktuasi ekonomi global, perusahaan menyediakan berbagai fitur pendukung di aplikasinya, seperti data pasar secara real time, indikator ekonomi, dan analisis teknikal.

Gunawan pun mengimbau masyarakat agar selalu memastikan legalitas perusahaan pialang sebelum melakukan transaksi perdagangan berjangka. 

Ia menegaskan bahwa dana nasabah dalam industri perdagangan berjangka wajib disimpan pada rekening segregasi yang diawasi oleh regulator untuk menjamin transparansi dan keamanan transaksi.

"Transparansi dan keamanan dana nasabah menjadi hal yang sangat penting dalam industri ini," ucap dia.

Terkini