Tahun Baru Jawa 1960 Dimulai Hari Ini, Simak Weton & Tradisi 1 Suro

Selasa, 16 Juni 2026 | 21:12:32 WIB
Ilustrasi - Tradisi Tahun Baru Jawa. (Foto: NET)

JAKARTA – Masyarakat Jawa secara resmi memasuki tahun baru 1 Suro 1960 pada hari ini, Selasa (16/6/2026). Pergantian dari tahun 1959 ke 1960 dalam kalender Jawa ini bukan sekadar pergantian angka di penanggalan, melainkan sebuah momen yang penuh dengan nilai spiritual dan adat budaya yang mendalam.

Saat bulan Suro tiba, perhatian publik umumnya mengarah pada bermacam adat istiadat yang diwariskan lintas generasi. 

Berbagai aktivitas seperti tirakat, doa bersama, hingga parade budaya diselenggarakan sebagai sarana berkaca diri sekaligus membawa harapan untuk mengarungi tahun baru secara lebih baik. 

Di samping itu, publik juga banyak berburu informasi terkait weton serta neptu yang bertepatan dengan Tahun Baru Jawa karena masih menjadi acuan penting dalam sistem penanggalan tradisional.

Berdasarkan kalender Jawa tahun 2026, tanggal 1 Suro 1960 bertepatan dengan hari Selasa, 16 Juni 2026. Hari ini jatuh pada pasaran Wage, sehingga weton penanggalannya adalah Selasa Wage. 

Dalam perhitungan neptu, Selasa bernilai 3 dan Wage memiliki nilai 4, yang jika digabungkan menghasilkan neptu 7. Sementara itu, keesokan harinya yaitu Rabu, 17 Juni 2026, merupakan 2 Suro 1960 yang memiliki weton Rabu Kliwon dengan jumlah neptu 15.

Sebagai informasi, 1 Suro ialah hari pertama yang menandai dimulainya awal tahun baru dalam kalender Jawa. Sistem penanggalan ini merupakan peninggalan kebudayaan yang sudah diterapkan oleh masyarakat Jawa selama beratus-ratus tahun dan tetap memegang peranan krusial dalam aneka tradisi sampai hari ini. 

Bulan Suro sendiri kerap dinilai sebagai waktu yang penuh keistimewaan. Oleh sebab itu, banyak orang memanfaatkannya sebagai momentum introspeksi, mengintensifkan doa, serta mempererat hubungan dengan Tuhan. 

Pada berbagai daerah, bulan Suro juga sangat identik dengan pergelaran budaya tahunan demi merawat kelestarian tradisi.

Sesaat sebelum malam 1 Suro tiba, bermacam ritual serta tradisi adat biasanya mulai dilaksanakan di sejumlah wilayah di Jawa. Kegiatan-kegiatan ini umumnya berjalan dalam atmosfer yang sakral dan penuh perenungan. 

Sejumlah tradisi yang masih eksis hingga kini meliputi tirakat atau laku prihatin, pengajian dan doa bersama, kirab budaya serta pusaka, tapa bisu sebagai bentuk kendali diri, hingga ritual ziarah ke makam para leluhur. 

Walaupun tata cara pelaksanaannya bervariasi di tiap daerah, esensi utamanya tetap sama, yakni memohon keselamatan sekaligus menyongsong tahun baru Jawa dengan pengharapan yang lebih positif.

Bagi masyarakat Jawa, momen 1 Suro difungsikan sebagai waktu untuk mengulas kembali perjalanan hidup, membenahi diri, serta membuka babak baru dengan optimisme yang lebih tinggi. 

Atas dasar itulah, kendati zaman terus berganti dan berkembang, ritual menyambut 1 Suro tetap terjaga dan menjadi bagian dari kekayaan kultur Jawa yang terus dipertahankan sampai saat ini. 

Dengan dimulainya 1 Suro 1960 pada Selasa Wage, 16 Juni 2026, masyarakat Jawa telah resmi melangkah ke tahun baru dalam kalender tradisional yang menjadi bagian krusial dari warisan budaya Nusantara selama berabad-abad.

Terkini