IHSG Diprediksi Naik ke Level 6.360, Ini Saham Pilihan Analis

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:18:01 WIB
Ilustrasi - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Foto: NET)

JAKARTA – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 4,12% atau mengalami kenaikan sebanyak 247 poin, sehingga bertengger di level 6.254,96 pada akhir sesi perdagangan hari Senin (15/6/2026). 

Untuk periode perdagangan berikutnya pada hari Rabu (17/6), Reza Diofanda selaku Analis BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan bahwa IHSG memiliki momentum besar untuk meneruskan tren penguatannya. 

Hal ini didorong oleh keberhasilan indeks dalam membentuk pola pemulihan V-shape, yang ditopang oleh membaiknya atmosfer pasar serta mulai berkurangnya tekanan aksi jual dari pemodal asing.

Apabila ditinjau secara teknikal, pergerakan naik ini dinilai masih relatif aman dan terjaga selama IHSG tidak merosot ke bawah titik dukungnya. 

"Kami memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang support 6.071–5.931 dengan target resistance berada pada kisaran 6.300–6.360," kata Reza, Selasa (16/6/2026) malam.

Mengenai sentimen yang beredar, Reza mengungkapkan bahwa para pelaku pasar tengah menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang diprediksi akan mempertahankan BI Rate di angka 5,50%. 

Di samping itu, pertemuan The Fed pada pekan mendatang yang diproyeksikan juga tetap menahan suku bunga acuan turut menjadi perhatian. Rangkaian sentimen tersebut dinilai mampu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus mendongkrak ketertarikan investor terhadap IHSG.

Katalis positif lainnya juga datang dari geliat optimisme kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang berhasil menekan harga minyak mentah dunia. 

Penurunan harga komoditas ini dinilai berpotensi meredam laju inflasi, mengamankan kondisi fiskal negara, serta ikut menyokong penguatan mata uang rupiah. Berbagai faktor makro ini memperlebar jalan bagi IHSG untuk melanjutkan reli kenaikannya dalam rentang jangka pendek.

Pada kesempatan berbeda, William Hartanto selaku praktisi pasar modal sekaligus pendiri WH-Project mempunyai kalkulasi tersendiri yang memprediksi pergerakan IHSG untuk perdagangan selanjutnya akan bergulir pada rentang 6.188 hingga 6.400. 

"Proyeksi ini didasari oleh optimisme pelaku pasar yang melihat level IHSG sudah tembus level 6.200 sebagai konfirmasi pembalikan arah," ucap William.

Menyangkut pilihan saham, William menyarankan para investor untuk melakukan aksi beli terhadap saham IMPC dengan target harga di angka Rp 1.900-Rp 2.000, serta saham TPIA dengan target harga sebesar Rp 2.300-Rp 2.400 per lembar saham.

Sementara itu, Reza juga membagikan daftar beberapa saham potensial yang dinilai menarik untuk dicermati oleh pelaku pasar, sebagai berikut:

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Rekomendasi: Buy Rp 4.400 – Rp 4.500

Target Price: Rp 4.610 – Rp 4.720

Stop Loss: Di bawah Rp 4.300

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

Rekomendasi: Buy Rp 2.650 – Rp 2.700

Target Price: Rp 2.850 – Rp 2.940

Stop Loss: Di bawah Rp 2.550

PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL)

Rekomendasi: Buy Rp 270 – Rp 276

Target Price: Rp 284 – Rp 300

Stop Loss: Di bawah Rp 265

Terkini