BMRI Siapkan Dana Rp1,95 Triliun untuk Pelunasan Obligasi 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:27:31 WIB
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Foto: NET)

JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) memastikan ketersediaan dana untuk pembayaran pokok Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank Mandiri Tahap I Tahun 2023 Seri A yang jatuh tempo pada 4 Juli 2026.

Berdasarkan laporan tersebut, nilai pokok obligasi yang akan dilunasi mencapai Rp1,95 triliun. Perseroan telah mengalokasikan anggaran guna memenuhi kewajiban pembayaran pokok tersebut tepat waktu. 

Upaya ini menjadi cerminan kesiapan Bank Mandiri dalam memenuhi kewajiban kepada investor, sekaligus menjaga kepercayaan pasar terhadap pengelolaan finansial perusahaan. 

Selain itu, ketersediaan dana pelunasan ini menunjukkan komitmen perseroan dalam menerapkan tata kelola keuangan yang prudent serta pemenuhan kewajiban sesuai jadwal.

Dalam keterbukaan informasi tersebut, perseroan menyatakan tidak ada dampak signifikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha akibat pembayaran obligasi ini. 

Sebagai informasi, Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan (green bond) adalah instrumen pendanaan yang ditujukan untuk menyokong proyek-proyek dengan manfaat lingkungan.

Di sisi lain, Bank Mandiri akan mencermati penyesuaian suku bunga simpanan dan kredit secara hati-hati pasca kenaikan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50%. Langkah ini bakal dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar, dinamika likuiditas, serta manajemen risiko yang prudent.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, menilai keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan Bank Indonesia pada 9 Juni 2026 untuk menaikkan BI-Rate menjadi 5,50 persen adalah langkah tepat demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan global.

“Terlepas dari arah pergerakan suku bunga, perbankan tetap memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran aktivitas ekonomi melalui fungsi intermediasi dan layanan transaksi yang andal,” ujar Novita dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6/2026).

Novita menambahkan, Bank Mandiri terus memperkuat strategi ekosistem value chain dan meningkatkan kapabilitas digital guna mendukung kebutuhan masyarakat serta dunia usaha secara berkelanjutan. Terkait kebijakan pricing, perseroan memastikan setiap penyesuaian bunga akan dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor pasar.

Terkini