Presiden Prabowo Beri Atensi Khusus bagi Atlet Disabilitas

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:16:02 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir. (Foto: NET)

JAKARTA — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian serius pada pengembangan olahraga disabilitas di Indonesia. 

Hal ini menjadi bahasan utama dalam pertemuan Presiden bersama Erick dan Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jumat (19/6/2026).

Erick menjelaskan, Presiden menginstruksikan penyampaian laporan mengenai sejumlah program olahraga nasional. Dalam diskusi tersebut, Presiden menegaskan pentingnya memperluas akses dan peluang bagi penyandang disabilitas untuk berkiprah serta mengukir prestasi di bidang olahraga.

“Alhamdulillah tadi saya diminta laporan beberapa hal. Nomor satu, yang pasti Bapak Presiden sangat peduli dengan olahraga disabilitas,” ujar Erick kepada wartawan usai pertemuan.

Berdasarkan data yang dipaparkan Erick, jumlah penyandang disabilitas di Indonesia berkisar antara 23,9 juta hingga 25,9 juta jiwa, dengan sekitar 11% di antaranya memiliki minat atau aktif dalam kegiatan olahraga. Data tersebut menjadi acuan pemerintah untuk memperkuat program pemberdayaan agar lebih inklusif.

“Artinya dengan itu, Bapak Presiden ingin mendorong para olahragawan disabilitas ini benar-benar diperhatikan,” katanya.

Pemerintah juga tengah mengembangkan program sertifikasi kepelatihan bagi para atlet disabilitas. Langkah ini diharapkan mampu membuka peluang karier bagi mereka setelah pensiun dari dunia atletik.

“Nah, salah satunya kami punya, yang saya sampaikan kepada Bapak Presiden, program bagaimana sertifikasi kepelatihan untuk mereka. Jadi setelah jadi pelatih, mereka bisa melatih,” ujar Erick.

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong kemandirian ekonomi para atlet. Selain itu, Erick mengungkapkan bahwa Presiden berencana mengunjungi fasilitas National Paralympic Committee (NPC) Indonesia di Karanganyar, Jawa Tengah.

“Bapak Presiden juga ingin melihat para olahragawan disabilitas dan bahkan akan datang ke Karanganyar melihat juga NPC yang selama ini belum diresmikan,” tambahnya.

Erick menegaskan, atensi Presiden ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjamin kesetaraan bagi seluruh warga negara untuk berkembang. 

“Karena ini menjadi bagian penting bahwa kami harus memberikan semua warga Indonesia kesempatan yang sama,” tandas Erick.

Terkini