Antiklimaks Turki: Gugur Lebih Awal di Piala Dunia 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 | 23:18:32 WIB
Tim nasional Turki.

JAKARTA — Impian tim nasional Turki untuk melangkah jauh di Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih cepat. 

Kekalahan beruntun atas Australia (0-2) dan Paraguay (0-1) pada fase Grup D memastikan langkah Turki terhenti, menjadikan mereka tim kedua setelah Haiti yang dipastikan tersingkir di babak penyisihan grup.

Meski masih menyisakan satu pertandingan melawan tuan rumah Amerika Serikat, hasil laga tersebut tidak lagi memengaruhi nasib Turki. 

Mereka dipastikan menempati posisi juru kunci karena kalah dalam catatan head-to-head dengan para pesaing di grup yang sama.

Kegagalan ini memperpanjang catatan "antiklimaks" Turki dalam turnamen besar. Meski kerap tampil meyakinkan selama fase kualifikasi—seperti saat mengungguli Belanda di Kualifikasi Euro 2016 atau menahan imbang Prancis di Kualifikasi Euro 2020—Turki cenderung kesulitan menjaga performa saat memasuki putaran final. 

Pada Euro 2020, mereka bahkan tersingkir tanpa meraih satu poin pun, sebuah catatan yang sangat kontras dengan status mereka sebagai "kuda hitam" yang diwaspadai.

Setelah hasil mengecewakan di Piala Dunia 2026 ini, federasi sepak bola Turki dan pelatih Vincenzo Montella kini harus segera mengalihkan fokus untuk membangun kembali kekuatan tim. 

Tantangan ke depan bagi Turki adalah memaksimalkan kuota peserta Piala Dunia yang kini lebih besar, serta belajar dari pencapaian impresif mereka saat menembus perempat final Euro 2024. 

Rakyat Turki tentu berharap tim nasional mereka dapat segera berbenah untuk kembali menjadi kekuatan yang diperhitungkan di kancah internasional, setidaknya menyamai memori manis saat menembus semifinal Piala Dunia 2002.

Terkini