Erajaya Perkuat Modal Kerja Melalui Tambahan Fasilitas Kredit BCA

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:27:01 WIB
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). (Foto: NET)

JAKARTA. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) melakukan perpanjangan serta penambahan berbagai fasilitas kredit dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Langkah ini diambil guna memperkokoh kebutuhan modal kerja serta memfasilitasi transaksi yang menggunakan valuta asing.

Merujuk pada keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Erajaya Group telah meresmikan penandatanganan kesepakatan fasilitas kredit tersebut dengan pihak BCA pada 19 Juni 2026. 

Fasilitas ini mencakup Erajaya Swasembada serta berbagai entitas anak perusahaan, seperti PT Erafone Artha Retailindo (EAR), PT Teletama Artha Mandiri (TAM), PT Data Citra Mandiri (DCM), PT Nusa Abadi Sukses Artha (NASA), dan beberapa anak usaha lainnya.

Dalam kesepakatan tersebut, BCA memperpanjang fasilitas kredit eksisting sekaligus memberikan tambahan fasilitas baru berupa Time Loan 4 dengan plafon sebesar Rp 300 miliar. Fasilitas baru ini dapat dimanfaatkan oleh Erajaya, EAR, DCM, dan NASA dengan tingkat suku bunga sebesar 6,75% per tahun.

Selanjutnya, BCA memperpanjang fasilitas Time Loan 2 dengan plafon Rp 1,55 triliun yang dikhususkan bagi Erajaya hingga 13 Mei 2029, dengan bunga 6,75% per tahun. 

Erajaya juga menerima perpanjangan fasilitas Time Loan 3 senilai Rp 1,5 triliun sampai Mei 2027 yang dapat diakses oleh Erajaya, TAM, DCM, dan EAR. 

Selain itu, fasilitas Kredit Lokal dan Time Loan 1 turut diperpanjang hingga Mei 2027, dengan total plafon masing-masing lebih dari Rp 1,6 triliun dan Rp 3,4 triliun untuk berbagai entitas dalam grup Erajaya.

Untuk mendukung kegiatan perdagangan serta transaksi internasional, BCA juga memperpanjang fasilitas Kredit Multi Facility dengan plafon US$ 175 juta dan Rp 650 miliar bagi hampir seluruh entitas utama Erajaya. 

Tersedia pula fasilitas Forex Forward Line senilai US$ 500 juta yang diperpanjang hingga Mei 2027 untuk memenuhi kebutuhan lindung nilai dan transaksi valuta asing.

Manajemen Erajaya menjelaskan bahwa fasilitas kredit ini ditujukan untuk membiayai modal kerja perseroan beserta anak usahanya serta mendukung pemenuhan transaksi berbasis valuta asing.

"Perseroan menegaskan bahwa perpanjangan dan penambahan fasilitas kredit tersebut tidak menimbulkan dampak material terhadap kondisi operasional, hukum, maupun kelangsungan usaha Erajaya Group," ungkap Manajemen dikutip Rabu (24/6/2026).

Terkini