Rutinitas Latsarmil Calon Manajer Koperasi Desa di Marinir

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:10:31 WIB
Korps Marinir TNI AL. (Foto: NET)

JAKARTA - Korps Marinir TNI AL memaparkan berbagai aktivitas harian yang dijalani peserta pelatihan dasar kemiliteran (latsarmil) dari program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) yang disiapkan sebagai calon pengelola Koperasi Merah Putih.

Komandan Batalyon Latihan SPPI KDKMP dan KNMP di Brigif 1 Marinir Cilandak, Letkol (Mar) Agus Mutaqin, saat dijumpai awak media mengungkapkan bahwa agenda harian para peserta dimulai dengan bangun pagi pada pukul 04.30 WIB.

"Kemudian melaksanakan ibadah shalat Subuh. Selanjutnya kami lanjutkan kegiatan olahraga, pembinaan fisik, kemudian dilanjutkan makan pagi," kata Agus saat ditemui awak media di markas Marinir, Cilandak, Jakarta Timur, Kamis (25/6/2026).

Usai menyantap sarapan, para peserta diarahkan untuk mengikuti apel pagi, latihan baris-berbaris, sebelum akhirnya masuk ke ruang kelas untuk menerima materi. Setelah sesi materi kelas berakhir pada sore hari, para peserta mengikuti agenda "pengasuhan" yang dipimpin oleh para pelatih.

"Pengasuhan adalah pemberian bekal-bekal, salah satunya mungkin pengenalan lingkungan, kemudian etika selama di sini, sikap PBB, dan sebagainya. Termasuk bekal-bekal keseragaman dan kekompakan," jelas Agus.

Setelah serangkaian kegiatan tersebut selesai, Agus menuturkan bahwa para peserta diberikan waktu untuk beristirahat, menjalankan ibadah shalat, dan makan, sebelum akhirnya kembali beristirahat pada pukul 21.30 WIB.

Agus menerangkan bahwa seluruh rangkaian aktivitas ini dilaksanakan di bawah pengawasan para pelatih dari Korps Marinir. Para pelatih juga memberlakukan sistem penghargaan serta hukuman bagi peserta yang berprestasi maupun yang melanggar aturan selama masa pendidikan. 

Bentuk hukuman yang diterapkan tidak mengikuti standar militer murni, melainkan disesuaikan dengan kemampuan fisik para peserta.

Tujuan dari penerapan sistem hukuman dan penghargaan ini adalah untuk memupuk jiwa disiplin serta meningkatkan semangat peserta selama mengikuti pendidikan. Agus menambahkan, sejauh ini seluruh tahapan latsarmil berlangsung dengan aman dan kondusif. 

Ia berharap pendidikan ini dapat berjalan lancar hingga akhir, sehingga seluruh peserta mampu menyerap ilmu yang bermanfaat untuk diterapkan dalam pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih di kemudian hari.

Terkini