Suku Bunga Dinamis, Ciputra Life Cermati Pergerakan Laba

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:57:01 WIB
PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life). (Foto: NET)

JAKARTA - PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mengantisipasi beberapa aspek yang berpotensi memengaruhi capaian keuntungan perusahaan sampai tutup tahun. 

Direktur Ciputra Life Listianawati Sugiyanto menjelaskan bahwa salah satu aspek penentu tersebut adalah situasi ekonomi serta pasar keuangan yang diproyeksikan masih bergejolak secara dinamis hingga akhir tahun.

Meninjau dari aspek bisnis, Listianawati memaparkan bahwa tren pertumbuhan ekonomi sekaligus penyaluran kredit berpeluang memberi dampak pada tingkat permintaan produk asuransi, terutama untuk sektor bisnis yang berhubungan dengan pembiayaan.

"Dari sisi investasi, volatilitas pasar dan pergerakan suku bunga juga menjadi faktor yang terus dicermati kami, karena dapat memengaruhi kinerja portofolio investasi," ucapnya, Kamis (2/7/2026).

Kendati begitu, Listianawati menegaskan bahwa jajaran manajemen bakal terus berupaya menyelaraskan antara ekspansi bisnis, manajemen risiko, serta efisiensi pada pos operasional. Langkah tersebut diterapkan demi memastikan performa korporasi dapat terus berkembang secara sehat sekaligus berkelanjutan.

Merujuk pada publikasi laporan keuangan di laman resmi perseroan, Ciputra Life berhasil mengantongi laba bersih senilai Rp 25,13 miliar hingga Mei 2026, atau melonjak sebesar 33,74% secara Year on Year (YoY). 

Listianawati mengungkapkan bahwa lonjakan keuntungan bersih itu dominan didorong oleh performa bisnis utama perusahaan yang terus melaju, terutama pada sektor asuransi jiwa kredit serta asuransi kesehatan kumpulan untuk sekmen korporasi.

Di samping itu, Listianawati mengimbuhkan bahwa kenaikan laba ini juga ditopang oleh konsistensi perusahaan dalam menerapkan disiplin pengelolaan pengeluaran operasional, sehingga efisiensi dapat tetap dipertahankan.

"Hasil investasi juga masih memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perusahaan, meskipun kondisi pasar keuangan masih cukup dinamis," tuturnya.

Listianawati menyatakan bahwa ekspansi laba ini merupakan buah dari keserasian antara pertumbuhan premi yang sehat, efisiensi pada operasional, serta aktivitas pengelolaan investasi yang dieksekusi secara prudent.

Terkini