Gus Ipul Tegaskan Tak Ingin Dicalonkan Jadi Ketum PBNU Baru

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:40:01 WIB
Sekretaris Jenderal NU Saifullah Yusuf. (Foto: NET)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal NU Saifullah Yusuf menyampaikan harapannya agar namanya tidak dimasukkan dalam bursa calon Ketua Umum PBNU yang baru pada pemilihan di Muktamar ke-35 PBNU nanti. 

Tokoh yang akrab disapa Gus Ipul ini memastikan bahwa ia tidak bakal mengajukan diri sebagai kandidat Ketum PBNU lantaran menganggap dirinya tidak mempunyai kemampuan yang memadai untuk mengemban posisi tersebut.

"Jadi, saya harapkan tidak dicalonkan," kata Gus Ipul sewaktu dijumpai di Pusdiklat Kesejahteraan Sosial, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026).

Oleh sebab itu, Gus Ipul meminta kepada seluruh pihak agar bisa menerima langkah yang diambilnya ini. 

"Untuk itu mohon dimaklumi dan dipahami dan tidak usah mendorong-dorong saya untuk jadi ketua umum," tutur ia.

Berdasarkan sudut pandang Gus Ipul, jumlah figur lain yang jauh lebih layak serta mempunyai potensi besar untuk menduduki jabatan Ketum PBNU masih sangat banyak ketimbang dirinya sendiri. 

"Banyak yang lebih pantas lah. Banyak yang lebih pantas. Itu saja sudah," sebut ia dengan ringkas.

Di sisi lain, agenda pemilihan Ketua Umum PBNU bakal menjadi salah satu topik pembicaraan krusial dalam Muktamar ke-35 yang direncanakan berlangsung pada 1-5 Agustus 2026. 

Pertemuan tingkat tertinggi di organisasi tersebut juga akan mem voting Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) yang memiliki kewenangan menetapkan Rais Am. Adapun tempat pelaksanaan Muktamar ke-35 PBNU akan diketuk palu pada pekan mendatang sesudah mencermati hasil pemantauan tim survei terhadap lima wilayah kandidat.

Terdapat lima daerah yang menyatakan kesiapannya untuk ditunjuk sebagai lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 PBNU pada periode 1-5 Agustus 2026, antara lain Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, NTB, serta Sumatera Barat. 

"Minggu depan, InsyaAllah, akan diadakan rapat untuk mendengarkan laporan-laporan tim survei, dan kalau memungkinkan nanti akan diputuskan tempatnya di mana," pungkas Gus Ipul.

Terkini