Rakernas Evaluasi Haji 2026, Menhaj Fokus Perbaiki Layanan

Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:16:31 WIB
Menhaj: Rakernas Evaluasi Haji 2026 Jadi Ajang Perbaiki Kekurangan [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengarahkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 agar menjadi wadah pembahasan transparan guna memetakan seluruh kelemahan dalam pelaksanaan haji, yang nantinya digunakan sebagai acuan peningkatan mutu layanan.

“Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Haji tahun 2026 ini tentu menjadi peluang, kesempatan untuk kami bisa menemukan berbagai kekurangan-kekurangan yang telah dan sedang kami laksanakan untuk menjadi bagian perbaikan pelayanan haji ke depan,” ujar Menhaj Irfan saat pembukaan Rakernas di Jakarta, Sabtu.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat Kemenhaj baik dari pusat maupun daerah, dan berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, selama beberapa hari ke depan.

Menurut Irfan, seluruh kendala harus dipaparkan secara jujur demi meningkatkan kualitas pelayanan, bukan untuk mencari pihak yang bersalah. Langkah ini diharapkan membuat penyelenggaraan haji ke depan menjadi lebih siap serta optimal.

Menhaj Irfan menjelaskan bahwa layanan kesehatan jamaah masih menjadi fokus utama. Walaupun angka kematian jamaah tahun ini mampu ditekan hingga 25 persen dibanding musim sebelumnya, total angka tersebut dianggap masih tinggi.

"Angka kematian 350 (orang) sekian masih besar. Karena itu, salah satu PR (Pekerjaan Rumah) nanti adalah terkait dengan istitha’ah kesehatan,” ujarnya.

Di sisi lain, Irfan mencatat adanya kemajuan melalui inovasi pelayanan, seperti pembagian kuota provinsi yang lebih adil, efisiensi biaya haji sekitar Rp2 juta, serta penggunaan Kartu Nusuk sejak di Tanah Air. Menurutnya, pembaruan tersebut perlu disempurnakan terus melalui evaluasi.

Irfan juga menyoroti layanan di Mina yang dianggap masih menjadi titik lemah. Ia meminta peserta Rakernas menyusun langkah nyata guna memperbaiki layanan di kawasan tersebut.

“Kami tahu Mina menjadi salah satu titik kelemahan kami dalam pelayanan kemarin. Apapun yang bisa kami lakukan untuk perbaikan Mina tentu harus kami rumuskan pada Rakernas evaluasi ini,” tegas Menhaj.

Selain agenda evaluasi, Kemenhaj berencana mengadakan retret untuk jajaran kementerian guna meningkatkan kesiapan SDM, baik secara fisik maupun mental, serta membangun kekompakan personel demi menghadapi tantangan haji berikutnya.

Terkini