RI-Singapura Perkuat Kerja Sama Strategis dalam Leaders' Retreat 2026

Senin, 06 Juli 2026 | 19:27:31 WIB
Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong. (Foto: NET)

JAKARTA — Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong melaksanakan Pertemuan Tahunan Pemimpin Singapura-Indonesia atau Leaders’ Retreat bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara pada hari ini, Senin (6/7/2026). 

Sebelumnya, kedua negara telah menjalin berbagai kolaborasi strategis yang mencakup kawasan ekonomi khusus hingga ketahanan pangan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Wong tiba di Istana Negara pada pukul 11.05 WIB dengan menggunakan kendaraan dinas berwarna hitam. Kedatangannya langsung disambut oleh Prabowo, dan kedua pemimpin sempat bercakap-cakap sejenak sebelum lagu kebangsaan kedua negara dikumandangkan. 

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih tampak mendampingi Presiden Prabowo, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Teddy menjelaskan bahwa Wong dijadwalkan melangsungkan Pertemuan Tahunan Pemimpin Singapura-Indonesia atau Leaders’ Retreat bersama Presiden Prabowo. Melalui pertemuan yang digelar di Istana Negara ini, terdapat sejumlah poin kesepakatan yang akan diresmikan.

"Akan ada 26 kesepakatan atau MoU (memorandum of understanding) yang nanti ditandatangani," kata Teddy dalam keterangannya kepada wartawan pada Senin (6/7/2026).

Sebelumnya, merujuk pada informasi resmi dari Kantor PM Singapura, agenda pertemuan kedua pemimpin ini ditujukan untuk menegaskan kembali hubungan bilateral yang erat dan telah lama terjalin antara Singapura dan Indonesia. 

Di samping itu, pertemuan tersebut menjadi bentuk komitmen dari kedua jajaran pemerintah demi memperdalam kolaborasi bilateral.

"Para pemimpin akan menjajaki berbagai peluang untuk memperkuat kolaborasi di bidang-bidang yang saling menguntungkan bagi Singapura dan Indonesia," tulis laman resmi Kantor PM Singapura pada Minggu (5/7/2026).

Kedua pemimpin negara juga akan menerima laporan terbaru terkait proyek-proyek bilateral yang telah berjalan sejak pertemuan sebelumnya pada Juni 2025 di Singapura. Tidak hanya itu, Prabowo dan Wong akan saling bertukar pikiran mengenai situasi serta perkembangan di tingkat regional maupun global.

Dalam lawatannya ke Indonesia, Wong turut didampingi oleh Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong, Menteri Koordinator Pelayanan Publik sekaligus Menteri Pertahanan Singapura Chan Chun Sing, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan, Menteri Pembangunan Sosial dan Keluarga Singapura Masagos Zulkifli, serta Menteri Tenaga Kerja sekaligus Menteri yang bertanggung jawab atas Energi serta Sains dan Teknologi Singapura Tan See Leng.

Kerja Sama Strategis Indonesia-Singapura

Berdasarkan data dari situs resmi Kementerian Luar Negeri RI, hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura terus menunjukkan perkembangan yang positif. 

Salah satu penopang utamanya yakni mekanisme Leaders’ Retreat yang diperkuat oleh pertemuan tingkat menteri serta kelompok kerja (working group) di sejumlah sektor prioritas. Berikut adalah rincian kerja sama strategis kedua negara:

1. Ekonomi dan Investasi

Singapura bertahan sebagai investor terbesar di Indonesia selama lebih dari satu dekade, khususnya pada sektor manufaktur, infrastruktur, logistik, energi, dan pariwisata.

Akselerasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) guna dijadikan pusat industri, logistik, serta energi terbarukan.

Pembentukan Six Bilateral Economic Working Groups yang berjalan sejak 2010.

Peningkatan kolaborasi pada sektor ekonomi digital, start-up, e-commerce, dan inovasi teknologi sejak 2018.

Kemitraan dalam pengembangan green manufacturing, agritech, dan teknologi kesehatan pada 2025.

2. Energi dan Lingkungan

Pembentukan Working Group on Energy guna mendukung kelancaran proyek energi terbarukan lintas batas.

Pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dalam skala besar di Batam yang ditujukan untuk ekspor listrik ke Singapura.

Pembangunan cross-border power grid Batam-Singapura beserta fasilitas penyimpanan energi pada 2024.

Kerja sama dalam program transisi energi, penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture and storage/CCS), serta dekarbonisasi sektor industri.

3. Pertahanan dan Keamanan

Penguatan hubungan pertahanan lewat Defence Cooperation Committee (DCC).

Ratifikasi Defence Cooperation Agreement (DCA) pada 2022 yang meliputi agenda latihan militer bersama, pertukaran keahlian teknis, serta koordinasi keamanan laut.

Penuntasan perjanjian ekstradisi pada 2022 demi mengoptimalkan penegakan hukum.

Koordinasi keamanan wilayah laut dan perbatasan, termasuk kesepakatan Flight Information Region (FIR) pada 2022.

Kerja sama di bidang keamanan siber untuk sektor perbankan serta infrastruktur kritis sejak 2024.

4. Pendidikan, SDM, dan Teknologi Digital

Rencana pengaktifan kembali Joint Working Group on Education guna memperluas program pertukaran mahasiswa, beasiswa, dan pelatihan vokasi.

Penguatan sektor teknologi digital, keamanan siber, serta pengembangan kompetensi talenta lewat Information and Communications Joint Committee (ICJC).

Program pelatihan dan magang bagi tenaga kerja Indonesia di bidang teknologi dan kesehatan, termasuk proyek percontohan Tech:X serta program pengiriman caregiver yang ditargetkan mulai berjalan akhir 2025.

5. Pariwisata

Tercatat sekitar 1,8 juta turis Singapura berkunjung ke Indonesia dan sekitar 3 juta turis Indonesia berwisata ke Singapura setiap tahunnya.

Kerja sama di sektor kapal pesiar (cruise ships) yang diresmikan lewat Persetujuan 1994 dan MoU 2016.

Investasi pihak Singapura pada sektor perhotelan serta sarana pariwisata di wilayah Bali, Nusa Penida, dan Batam.

Koordinasi melalui Working Group on Tourism untuk mengoptimalkan Singapura sebagai hub penerbangan dan kapal pesiar demi mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Indonesia.

6. Ketahanan Pangan dan Pertanian

Peresmian MoU kerja sama keamanan pangan dan teknologi pertanian yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo dan PM Wong pada Leaders’ Retreat tanggal 16 Juni 2025.

Indonesia kini menjadi salah satu pemasok baru yang utama untuk komoditas impor ayam beku, ayam segar, serta produk olahan unggas bagi Singapura.

Indonesia telah diakui sebagai mitra strategis untuk suplai unggas dan telur, dengan dukungan berupa pelatihan teknis serta lokakarya bagi para eksportir Indonesia guna memperluas jaringan pemasok.

Terkini