JAKARTA - PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) menjalin kolaborasi bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Henan Putihrai Sekuritas guna memperkokoh pemahaman keuangan syariah sekaligus memacu ketertarikan generasi muda dalam berinvestasi.
Sinergi ini direalisasikan lewat inisiatif Student Banking Tour yang diikuti oleh puluhan mahasiswa Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).
Lebih dari 50 mahasiswa berpartisipasi dalam agenda yang dilaksanakan di Kantor Pusat BCA Syariah, Jakarta Timur tersebut. Selain mendapatkan wawasan seputar industri perbankan syariah serta pasar modal, seluruh peserta pun berkesempatan meninjau langsung aktivitas operasional dan layanan perbankan syariah.
Direktur BCA Syariah Eduard Guntoro Purba menjelaskan bahwa peningkatan pemahaman finansial syariah kian krusial di tengah pesatnya laju industri keuangan yang disokong oleh digitalisasi.
"Industri keuangan syariah saat ini tumbuh sangat dinamis didorong oleh adopsi teknologi digital. Menghadapi perubahan tersebut, generasi muda membutuhkan kompetensi praktis yang melampaui kurikulum teks," kata Eduard dalam pernyataan resminya, Selasa (8/7/2026).
Melalui kemitraan strategis dengan BEI serta Henan Putihrai Sekuritas, BCA Syariah berkomitmen memperlebar jangkauan edukasi terkait ekosistem keuangan syariah, mulai dari sektor perbankan sampai ranah investasi pasar modal.
Menurut Eduard, Rekening Dana Nasabah (RDN) BCA Syariah menjadi salah satu produk yang dipaparkan kepada para mahasiswa. Instrumen ini diproyeksikan mampu menyederhanakan langkah awal generasi muda untuk berinvestasi menggunakan produk-produk syariah.
"Kehadiran produk inovatif seperti Rekening Dana Nasabah (RDN) BCA Syariah diharapkan menjadi jembatan yang memudahkan mahasiswa untuk mulai berinvestasi sejak dini secara cerdas, aman, dan penuh berkah," ucapnya.
Dalam agenda tersebut, pihak BCA Syariah menyajikan materi terkait dinamika industri perbankan syariah, produk serta layanan perusahaan, hingga prospek karier di industri keuangan syariah.
Di sisi lain, Bursa Efek Indonesia memaparkan materi seputar pentingnya memupuk kebiasaan berinvestasi secara sehat dan proporsional dengan kondisi finansial sejak dini.
Sementara itu, Henan Putihrai Sekuritas memberikan bimbingan teknis seputar investasi saham syariah, meliputi mekanisme pembukaan RDN digital hingga simulasi transaksi saham syariah.
Tidak sekadar mengenalkan ragam produk serta layanan keuangan syariah, inisiatif ini pun memperlengkapi mahasiswa dengan aneka keahlian teknis maupun nonteknis yang esensial di sektor perbankan.
BCA Syariah menaruh harapan agar program Student Banking Tour ini mampu mendongkrak literasi sekaligus merangsang keterlibatan generasi muda dalam memajukan perekonomian syariah di tanah air.
Di samping program ini, BCA Syariah konsisten memperluas edukasi finansial syariah melalui inisiatif FrenS Hub, sebuah wadah sinergi antara BCA Syariah dengan sektor akademis.
Hingga kini, FrenS Hub telah mengikat kerja sama dengan 32 perguruan tinggi yang tersebar di pelbagai wilayah Indonesia. Adapun sepanjang bulan Juni 2026, serangkaian program edukasi keuangan syariah yang diinisiasi oleh BCA Syariah telah berhasil menjangkau total 27.685 peserta.