JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis (9/7/2026). Pergerakan positif ini bertahan hingga akhir sesi di mana beberapa saham seperti DEWA, BRPT, dan ESSA sukses melaju hingga penutupan pasar.
Berdasarkan data yang dirilis Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mengakhiri perdagangan dengan kenaikan sebesar 0,67% ke posisi 5.912,44. Sepanjang jam perdagangan hari ini, indeks bergerak pada rentang level 5.839,67 hingga 5.912,44.
Pada barisan saham LQ45, PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) memimpin penguatan dengan kenaikan 11,41% menjadi Rp332. Diikuti oleh PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang tumbuh 6,67% ke level Rp1.600, serta PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) yang terapresiasi 4,63% ke harga Rp565.
Tidak ketinggalan, saham PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) turut naik 3,77% menjadi Rp496, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) terangkat 3,68% ke posisi Rp141, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) meningkat 3,33% ke angka Rp620.
Di sisi lain, koreksi melanda saham PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) yang merosot 2,39% ke level Rp2.450, PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) terpangkas 2,03% ke Rp725, serta PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) yang melemah 1,99% menjadi Rp1.970.
Pelemahan juga membayangi pergerakan saham PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) yang menyusut 1,75% ke Rp1.400, PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) terpangkas 1,52% ke Rp1.300, dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang tergerus 1,15% ke level Rp1.715.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menerangkan bahwa pada sesi sebelumnya, IHSG sempat ditutup melemah 1,89% yang diiringi oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing dengan nilai mendekati Rp674 miliar.
Sejumlah saham yang paling masif dilepas oleh asing di antaranya adalah BBRI, MAPI, BRMS, AMMN, dan CPIN.
"IHSG hari ini berpotensi melanjutkan koreksi ke level 5.850. Investor perlu berhati-hati jika indeks menembus ke bawah 5.850, karena koreksi bisa berlanjut lebih dalam ke rentang 5.650–5.800," ujanrya dalam riset harian.
Menghadapi sesi perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang support IHSG pada level 5.750–5.850, sementara area resistance diproyeksikan berada di kisaran 5.900–5.950.
Sementara itu dari pasar global, sentimen negatif membayangi setelah Donald Trump mengumumkan berakhirnya gencatan senjata dengan Iran ketika menghadiri KTT NATO di Ankara, Turki.
Aksi militer AS yang meluncurkan serangan udara sebagai respons atas gangguan terhadap kapal komersial di Selat Hormuz berujung pada melesatnya harga minyak mentah dunia.