JAKARTA - Kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) semakin menarik perhatian konsumen di Indonesia. Salah satu model yang mencuri perhatian adalah Changan Deepal S05.
Sebelum diluncurkan secara resmi di Tanah Air, saya berkesempatan untuk membuktikan efisiensinya, dengan melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Sukabumi.
Perjalanan ini memberikan gambaran nyata mengenai konsumsi daya listrik serta estimasi biaya yang harus dikeluarkan pemilik kendaraan saat melakukan pengisian di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Berdasarkan data yang terekam pada layar head unit kendaraan, perjalanan dengan jarak tempuh sejauh 172,9 kilometer mencatatkan angka konsumsi rata-rata sebesar 11,7 kWh per 100 kilometer.
Pada saat berangkat dari Jakarta, kapasitas baterai kendaraan tercatar berada di angka 96 persen. Sesampainya di Sukabumi, kapasitas baterai tersisa 48 persen.
Artinya, untuk melahap medan perjalanan Jakarta-Sukabumi tersebut, Deepal S05 menghabiskan daya baterai sebesar 48 persen.
Jika dikonversikan ke dalam satuan energi, dengan rata-rata konsumsi 11,7 kWh per 100km untuk jarak 172,9 km, maka total energi yang terpakai selama perjalanan adalah sekitar 20,23 kWh.
Menarik untuk membedah berapa biaya yang harus disiapkan pengguna jika melakukan pengisian daya kembali untuk mengisi baterai yang terpakai tersebut.
Dengan mengacu pada tarif pengisian daya di SPKLU yang berlaku saat ini, yakni sebesar Rp 2.466 per kWh, maka estimasi biaya yang dibutuhkan untuk mengisi ulang daya listrik sebesar 20,23 kWh adalah sebagai berikut:
Total Energi TERPAKAI = 20,23 kWh Tarif SPKLU = Rp 2.466/kWh Estimasi Biaya = 20,23 kWh x Rp 2.466 = Rp 49.885
Dengan biaya kurang dari Rp 50.000, pengendara sudah bisa menempuh jarak lebih dari 170 kilometer.
Angka ini tentu menjadi nilai tambah tersendiri bagi calon pembeli yang mempertimbangkan efisiensi biaya operasional dibandingkan dengan kendaraan berbasis mesin pembakaran internal (ICE).
Tentu saja, angka konsumsi listrik ini dapat bervariasi tergantung pada gaya mengemudi, kondisi lalu lintas, serta beban muatan kendaraan selama perjalanan. Namun, hasil uji ini menunjukkan bahwa Changan Deepal S05 menawarkan efisiensi yang kompetitif di kelasnya.