Pasar Mobil Semester II/2026: Daihatsu Sebut Ada Tantangan

Pasar Mobil Semester II/2026: Daihatsu Sebut Ada Tantangan
PT Daihatsu. (Foto: NET)

JAKARTA — PT Daihatsu memprediksi pergerakan pasar otomotif di tanah air pada paruh kedua tahun 2026 bakal mengalami peningkatan performa jika dikomparasikan dengan paruh pertama. 

Walau begitu, proyeksi positif ini dipastikan masih menghadapi hambatan dari dinamika ekonomi makro serta tingkat daya beli masyarakat yang belum kembali normal secara utuh. 

Berbagai persoalan struktural turut membayangi, mulai dari penurunan kemampuan beli konsumen hingga gejala kenaikan rasio kredit macet (non-performing loan/NPL) pada lembaga pembiayaan otomotif.

Marketing & Customer Relations Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation, Tri Mulyono mengungkapkan, perolehan penjualan ritel kendaraan di level nasional hingga Mei 2026 sebetulnya masih memperlihatkan grafik yang positif dibanding kurun waktu yang sama di tahun kemarin. 

Situasi ini dinilai sebagai indikator awal bahwa antusiasme pasar mulai pulih secara bertahap.

"Pasar otomotif di semester II/2026 ini diproyeksikan akan membaik, namun masih tetap dibayangi tantangan ekonomi makro dan daya beli yang masih dinamis," ujar Tri, Rabu (1/7/2026).

Merujuk pada data resmi Gaikindo, akumulasi penjualan ritel otomotif sepanjang Januari hingga Mei 2026 menyentuh angka 359.490 unit, alias tumbuh sebesar 8,8% secara tahunan (year-on-year). Pada periode yang serupa, Daihatsu juga sukses mengamankan tren pertumbuhan positif untuk penjualan ritel mereka di angka 5%.

Berdasarkan penjelasan Tri, Gaikindo mematok target total penjualan ritel sepanjang tahun 2026 berada di angka 850.000 unit. Angka target ini mencerminkan kenaikan sekitar 5% dari pencapaian tahun sebelumnya. Pihak Daihatsu menaruh harapan besar agar target tersebut dapat terpenuhi sejalan dengan pemulihan situasi pasar yang terus berjalan.

Dalam rangka mempertahankan konsistensi tren penjualan ini, Daihatsu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada para konsumen, baik pada proses transaksi pembelian unit baru maupun pada sektor layanan purnajual. 

Perusahaan juga aktif membangun kolaborasi bersama sejumlah mitra strategis demi memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin melakukan pembelian kendaraan baru.

Tri memaparkan bahwa fasilitas kemudahan tersebut disediakan lewat kerja sama intensif dengan korporasi pembiayaan, penyedia asuransi, hingga platform penawaran tukar tambah (trade-in) kendaraan. 

Di samping itu, jangkauan jaringan servis purnajual Daihatsu yang tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia diproyeksikan dapat memperlancar akses mobilitas konsumen.

"Untuk sisi penjualan, kami terus menggandeng mitra terbaik kami, seperti lembaga pembiayaan kredit, asuransi, serta layanan tukar tambah kendaraan dalam memberikan layanan kemudahan bagi pelanggan untuk memiliki kendaraan Daihatsu baru," pungkasnya.

Sementara itu, volume penjualan ritel atau distribusi unit langsung dari dealer kepada pelanggan yang dibukukan oleh Daihatsu menyentuh angka 59.484 unit pada periode tersebut. Hasil performa ini semakin memperkokoh posisi Daihatsu sebagai salah satu produsen otomotif utama yang mendominasi pasar nasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index