INVESTASIMEDIA.COM — Sebanyak 28 gudang di kompleks pergudangan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, hangus terbakar. Kebakaran yang berlangsung sejak siang akhirnya dinyatakan padam pada pukul 23.00 WIB. Penyebab sementara diduga akibat korsleting listrik.
BPBD Kabupaten Tangerang menyatakan seluruh titik api di kompleks pergudangan Kosambi sudah padam. Proses pemadaman berlangsung sekitar sepuluh jam sebelum petugas menyatakan kondisi aman pada pukul 23.00 WIB.
Api Pertama Kali Terlihat dari Gudang Berbahan Busa Kasur
Kebakaran dilaporkan terjadi pukul 12.45 WIB. Petugas keamanan pabrik menjadi pihak pertama yang mengetahui munculnya api.
Saksi melihat api di pojok belakang sebuah gudang yang menyimpan bahan busa kasur. Api dengan cepat membesar hingga membuatnya berteriak meminta karyawan di kantor segera keluar.
28 Gudang Terbakar, Penyebab Diduga Korsleting
Petugas pemadam kebakaran langsung dihubungi setelah kejadian diketahui. Menurut keterangan BPBD, jumlah gudang yang terbakar mencapai 28 unit.
Penyebab kebakaran sementara diduga karena korsleting listrik. Hingga kebakaran dinyatakan padam, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini.
Pemadaman Berlangsung Hingga Malam
Proses pemadaman memakan waktu lama karena luasnya area yang terdampak. Sejumlah gudang yang terbakar diketahui menyimpan material mudah terbakar seperti busa kasur.
BPBD Kabupaten Tangerang memastikan api tidak lagi menyala pada pukul 23.00 WIB. Petugas masih melakukan pengecekan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Kerugian Masih Dihitung, Penyelidikan Berlanjut
Nilai kerugian akibat kebakaran ini belum diumumkan secara resmi. Pihak berwenang masih mendalami penyebab pasti kebakaran, termasuk memastikan dugaan korsleting listrik sebagai pemicu awal.
Kompleks pergudangan di Kosambi selama ini menjadi salah satu kawasan penyimpanan barang yang cukup padat di Kabupaten Tangerang. Kejadian ini menambah daftar kebakaran kawasan industri yang terjadi sepanjang tahun.