CNAF Kejar Pembiayaan Kendaraan, Booking Capai Rp 3,4 Triliun per Agustus

CNAF Kejar Pembiayaan Kendaraan, Booking Capai Rp 3,4 Triliun per Agustus

INVESTASIMEDIA.COM — PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) membukukan pembiayaan baru kendaraan Rp 3,4 triliun hingga Agustus 2026. Perusahaan multifinance ini menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga pertumbuhan sampai akhir tahun di tengah tekanan daya beli masyarakat.

Perusahaan tetap optimistis mengejar pertumbuhan hingga akhir tahun. Kebutuhan masyarakat terhadap moda transportasi dinilai masih menjadi pendorong utama.

Strategi Genjot Pembiayaan

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman menyebut pihaknya memperkuat sinergi digital dengan induk usaha. Perusahaan juga memperluas jaringan kemitraan bersama dealer dan showroom.

"Ditambah, menjaga kualitas portofolio melalui proses akuisisi yang selektif dan penguatan monitoring pembiayaan," ungkap Ristiawan kepada Kontan, Kamis (17/9/2026).

Langkah itu diambil untuk menjaga kualitas kredit tetap sehat. Akuisisi selektif dianggap penting agar pertumbuhan pembiayaan tidak diikuti kenaikan kredit bermasalah.

Peluang dari Pasar Otomotif

Ristiawan menilai pasar otomotif makin dinamis dengan beragam pilihan kendaraan berfitur kompetitif. Model-model baru itu disebut makin sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen.

"Kondisi tersebut menjadi peluang bagi perusahaan multifinance untuk terus mendorong pertumbuhan dengan menawarkan solusi pembiayaan yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan pasar," ujarnya.

Perusahaan pembiayaan pun dituntut menyesuaikan skema kredit dengan daya beli konsumen. Persaingan antarperusahaan multifinance diperkirakan tetap ketat hingga akhir 2026.

Tantangan Daya Beli dan Ekonomi Makro

Ristiawan mengakui masih ada tantangan yang menghadang pembiayaan mobil untuk sisa tahun ini. Penyesuaian daya beli masyarakat dan fluktuasi kondisi ekonomi makro menjadi dua faktor utama.

Tekanan itu membuat konsumen lebih berhati-hati sebelum mengambil kredit kendaraan. Perusahaan multifinance perlu menghitung ulang target penyaluran jika kondisi ekonomi berubah.

Bagi calon konsumen, strategi CNAF berarti pilihan pembiayaan kendaraan tetap terbuka hingga akhir tahun. Namun kualitas kredit dan daya beli akan menentukan seberapa besar target pembiayaan benar-benar terealisasi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index