INVESTASIMEDIA.COM — Ed Sheeran kembali menggelar Loop Tour dengan pemberhentian di Lincoln Financial Field, Philadelphia, dan disambut aksi demonstrasi pro-Palestina di luar venue. Aksi ini muncul setelah Sheeran mencopot Macklemore dari daftar pembuka tur akibat tekanan sejumlah pihak. Sejumlah pembuka lain seperti Finneas hingga band pengiring Beoga ikut mundur dari tur.
Konser Ed Sheeran di Philadelphia berlangsung di tengah aksi demonstrasi pro-Palestina. Massa berkumpul di luar Lincoln Financial Field saat penyanyi empat kali peraih Grammy itu naik panggung.
Demo ini bukan aksi spontan. Sejumlah pengunjuk rasa menyoroti keputusan Sheeran mencopot Macklemore dari daftar pembuka tur beberapa hari sebelumnya.
Kenapa Macklemore Dicoret dari Tur
Macklemore lebih dulu menarik perhatian lewat pernyataan "Free Palestine" yang ia sampaikan di atas panggung. Tekanan pun mengarah ke Sheeran, yang memilih tetap netral secara publik soal isu tersebut.
Sheeran lalu merilis pernyataan bahwa pencoretan Macklemore merupakan "keputusan promotor". Ia menyebut keputusan itu diambil setelah pemilik Gillette Stadium, Robert Kraft, mengumpulkan sejumlah pengelola venue untuk memberi ultimatum.
Keputusan itu memicu reaksi berantai. Finneas, Aaron Rowe, dan Lukas Graham yang semula dijadwalkan tampil sebagai pembuka ikut mundur, begitu pula band pengiring Sheeran, Beoga.
Isi Seruan Massa di Luar Venue
Di luar arena, massa menyerukan yel-yel yang menyinggung konser dan para penggemar Sheeran. Mereka juga menuntut pembebasan Palestina sebagai tuntutan utama.
Salah satu pengunjuk rasa berbicara kepada Freedom News soal posisi Sheeran. Menurutnya, netralitas yang coba dipertahankan penyanyi asal Inggris itu sudah tidak relevan dengan situasi saat ini.
"The fact of the matter is, now Palestine is associated with his concert, whether he wants it to be or not. He thinks that he is apolitical," ujarnya. "Whether Ed Sheeran believes his music is apolitical, that decision is no longer in his hands."
Pengunjuk rasa itu melanjutkan dengan pertanyaan langsung soal Gaza. Ia mempersoalkan apakah Sheeran akan berpihak pada warga sipil yang menjadi korban serangan Israel.
Dampak ke Sisa Rangkaian Loop Tour
Loop Tour sendiri menjadi ajang kembalinya Sheeran ke panggung besar setelah jeda. Rangkaian tur ini menyambangi sejumlah stadion besar di Amerika Serikat.
Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak Sheeran atau promotor soal kelanjutan tur usai aksi di Philadelphia. Nama-nama pengganti untuk slot pembuka juga belum diumumkan.
Bagi industri musik Amerika, kasus ini menambah daftar panjang musisi yang kini terseret ke perdebatan politik luar negeri. Posisi netral yang dulu aman, belakangan justru jadi sasaran kritik dari kedua sisi.