Remitansi BCA Dorong Pendapatan Non-Bunga Rp 13,2 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 05:12:00 WIB

INVESTASIMEDIA.COM — PT Bank Central Asia Tbk mencatat pendapatan selain bunga Rp 13,2 triliun hingga akhir Juni 2026, tumbuh 11% secara tahunan. Pertumbuhan ini ditopang meningkatnya transaksi remitansi nasabah melalui kanal digital. Fee dan komisi menyumbang Rp 11 triliun atau naik 11,2% yoy.

Dari total tersebut, pendapatan fee dan komisi mencapai Rp 11 triliun atau naik 11,2% secara tahunan. Aktivitas transaksi nasabah, termasuk remitansi, menjadi salah satu penopangnya.

Transaksi Digital Jadi Mesin Pertumbuhan

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menyebut layanan remitansi perseroan terus menunjukkan pertumbuhan. Menurutnya, capaian itu sejalan dengan kebutuhan transaksi internasional nasabah, baik individu maupun bisnis.

"Kinerja layanan remitansi BCA terus menunjukkan pertumbuhan. Capaian tersebut sejalan dengan komitmen BCA untuk senantiasa menghadirkan solusi layanan keuangan yang relevan dan andal dalam memenuhi kebutuhan transaksi internasional nasabah, baik individu maupun bisnis," ujar Hera kepada Kontan.

Respons positif nasabah terlihat dari lonjakan transaksi di sejumlah kanal digital. Hera menyebut myBCA, myBCA Bisnis, KlikBCA Individu, dan KlikBCA Bisnis sebagai kanal yang paling banyak dipakai.

Jangkauan 18 Mata Uang Utama

Layanan Outward Remittance BCA saat ini mendukung 18 mata uang utama. Daftarnya mencakup USD, CNY, EUR, SGD, AUD, AED, CAD, CHF, DKK, GBP, HKD, JPY, SAR, SEK, NZD, THB, MYR, dan KRW.

Lewat layanan Multicurrency, BCA dapat memfasilitasi pengiriman dalam lebih dari 100 mata uang asing. Ada juga fitur Poket Valas di aplikasi myBCA yang memungkinkan nasabah mengelola 18 mata uang asing dalam satu rekening induk, termasuk untuk transfer valuta asing.

Fitur itu memudahkan nasabah yang rutin bertransaksi lintas negara tanpa harus membuka rekening terpisah untuk tiap mata uang.

Proyeksi ke Depan

BCA optimistis pemanfaatan layanan remitansi akan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan transaksi lintas negara. Perseroan berencana memperkuat kapabilitas dan kualitas layanan remitansi.

"Ke depan, BCA akan terus memperkuat kapabilitas dan kualitas layanan remitansi guna menghadirkan transaksi internasional yang semakin mudah, aman, dan andal bagi nasabah. Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan transaksi lintas negara, BCA optimistis pemanfaatan layanan remitansi akan terus berkembang," kata Hera.

Pertumbuhan pendapatan non-bunga menjadi penting bagi bank besar seperti BCA di tengah tekanan margin bunga bersih. Semakin besar kontribusi fee dan komisi, semakin kecil ketergantungan perseroan pada pendapatan bunga.

Terkini